Robert Peary, Sang Penakluk Kutub Utara

429px-Robert_Edwin_Peary

Rear Admiral Robert Peary

Dia penjelajah berkebangsaan AS yang dihargai karena jasanya memimpin sekelompok orang untuk mencapai Kutub Utara. Berkali-kali mencoba, baru berhasil pada 1909 dia berhasil mencapai Kutub Utara. Meskipun posisi rombongan Peary ketika itu masih diperdebatkan, namun perjalanannya termasuk salah satu yang terhebat dalam sejarah.

Nama

Rear Admiral Robert Peary

Lahir

Cresson, Pennsylvania, 6 Mei 1856

Wafat

Washington DC, 20 Februari 1920 (usia 63 tahun)

Kewarganegaraan

Amerika Serikat

Istri

Josephine Diebitsch Peary

Keturunan

  • Marie Ahnighito Peary
  • Rbert Edwin Peary, Jr.

 

Peary lahir di Cresson, Pennsylvania, dan dididik di Bowdon College. Pada 1881 dia menjadi insinyur sipil di Angkatan Laut AS. Berkaitan dengan pekerjaan inilah dia ikut serta dalam Survei Kanal Nikaragua pada 1884 dan 1885 dan eksplorasi Greenland pada 1886. Dalam eksplorasi pertama–dari tujuh eksplorasinya–ke kutub, Peary menemukan dan menamai Independence Bay di pantai timur laut Greenland pada 4 Juli 1892, setelah menyeberangi puncak pulau itu (jaraknya sekitar 800 km) untuk pertama kalinya.

Pada 1895 dia mencapai wilayah pantai paling utara yang kini dikenal sebagai Peary Land. Pada 1900 Peary mencapai titik paling utara Greenland (dan titik paling utara daratan di dunia), yang dia namai Tanjung Morris Jessup sebagai penghormatan terhadap salah satu kepala penyokongnya, pimpinan American Museum of Natural History. Peary membuktikan bahwa Greenland lebih pantas disebut pulau daripada benua dan bahwa puncak es Greenland tidak lebih jauh dari garis lintang 82°. Dia juga memberi sumbangan kepada dunia ilmu mengenai etnologi Inult (Eskimo) dan pembentukan sungai es. Dia mengadopsi keterampilan survival Eskimo dan membangun tempat penempatan terakhir depot suplai dan menyusun apa yang disebut Sistem Peary untuk Perjalanan Kutub Utara.

Antara 1898 dan 1902 Peary sibuk dalam survei pantai utara Greenland. Pada 1902 serta 1905 dan 1906 (kali ini dia memulai dari Pulau Ellesmere) dia melakukan upaya yang gagal untuk mencapai Kutub Utara, pada perjalanan terakhir hanya bisa mencapai 280 km dari tujuan.

Pada 17 Juli 1908, Peary memimpin ekspedisi lain ke Kutub Utara, dan pada 6 April 1909 dia dan sekelompok kecil orang termasuk asistennya, Matthew A. Henson, dan empat orang Eskimo kurang lebih mencapai kutub atau tiba sangat dekat dengan kutub. Pada 16 September 1909 saat dia mengumumkan keberhasilannya Peary mengetahui bahwa penemuan Kutub Utara telah diklaim 5 hari lebih awal oleh penjelajah dan ahli bedah AS Frederick Albert Cook. Penelitian oleh para ahli membuktikan bahwa klaim dokter itu salah, rekor Peary diterima sebagai yang sah.

Pada 1911, tahun Peary pensiun, Kongres AS menyatakan bahwa penemuannya tidak terbantahkan dan dia diberi pangkat admiral sebelum masa pensiunnya. Namun demikian, komunitas ilmiah masih memperdebatkan apakah Peary benar-benar mencapai lokasi tepat Kutub Utara. Kekurangan utama dalam kasus ini: Peary mengirim pulang Robert Abram Bartlett, satu-satunya anggota ekspedisi yang bisa mengecek perhitungan garis lintangnya ketika kelompok itu mencapai 87°47’. Asisten Peary, Henson, memang mengetahui cara membaca sekstan tetapi tidak mengetahui cara melakukan perhitungan yang dibutuhkan. Lagi pula kecepatan rata-rata harus dilipatgandakan dari kecepatan sebelumnya agar jarak yang tersisa cocok dengan waktu yang dinyatakan. Peary pun tidak menyatakan telah mencapai Kutub Utara kepada anggota kelompok yang lain sampai dia kembali ke kamp dan mengetahui klaim Cook.

Meskipun mengundang kontroversi, tak dapat dipungkiri bahwa perjalanan ini adalah salah satu pencapaian yang terhebat dalam sejarah penjelajahan Kutub Utara, karena hampir semua ekspedisi berikutnya tidak bisa mencapai Kutub Utara.

Pengalaman dan pengetahuan Peary dalam menjelajahi Kutub Utara, dituliskan oleh Peary antara lain dalam buku The North Pole (1910) dan Secrets of Polar Travel (1917).

Iklan

Ditandai:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: